Yuk Kenali Cara Merawat Ikan Toman

Berbicara mengenai ikan predator ganas yang ada di wilayah Asia Tenggara, maka ikan Toman adalah salah satunya. Ikan ini dianggap sebagai ikan yang cukup ganas, namun bisa dijadikan sebagai sumber makanan yang menyehatkan tubuh. Keberadaan predator ini ternyata diminati oleh beberapa orang, bahkan ada yang memeliharanya di aquarium rumah mereka. Yuk intip bagaimana cara merawat ikan predator yang diangap ganas tersebut.

ikan toman

Ulasan Singkat dan Cara Merawatnya

1. habitat dan penyebarannya

Ikan ini memiliki nama latin channa micropelts atau biasa disebut giant snackehead. Predator satu ini lebih suka hidup di perairan yang memiliki arus tenang, seperti rawa, danau, bendungan, hingga saluran sungai di daratan rendah yang cukup besar dan dalam lainnya. ikan ini tersebar luas hampir seluruh wilayah Asia Tenggara yang meliputi Thailand, Kamboja, Vietnam, Sungai Mekong di Laos, Malaysia, Singapura, di Kepulauan Sunda Besar di Sumatera, bahkan Jawa.

 2. Perilaku Toman Si Ikan Predator

Sebanarnya ikan pedator satu ini bisa dicampurkan dengan ikan lainnya, namun harus memiliki ukuran yang sama dan memiliki ruang yang cukup. Untuk ikan Toman yang telah menginjak umur remaja, dirasa lebh damai satu sama lain, namun dapat berubah menjadi agresif ketika ikan mencapai kematangan seksual. Agar lebih amannya, anda bisa memeliharanya di aquarium khusus Toman saja, agar ikan lainnya terhindar dari keagresifan ikan tersebut.

Penampilan ikan yang menarik, membuat ikan satu ini banyak dipelihara dan sering muncul di toko perdagangan ikan hias. Yang perlu diketahui disini adalah, ikan predator ini sebenarnya tidak sesuai jika harus dipelihara pada aquarium rumahan. Namun bukan berarti, ikan ini tidak bisa dipelihara. Anda hanya perlu mengetahui cara tepat untuk memelihara ikan satu ini, agar ikan dapat hidup tanpa menyakiti ikan hias lainnya.

ciri ikan toman

Menurut beberapa kabar angin yang beredar, Toman disebut sebagai monster, karena terlihat menakutkan dan ada kemungkinan bisa membunuh banyak ikan hias lainnya. bahkan ada beberapa media yang mengatakan bahwa ikan ini bisa membunuh manusia. Dari semua pernyataan tersebut, tidak ada bukti yang konkrit bahwa ikan Toman pernah melakukan itu semua, terutama untuk membunuh manusia.

3. Cara Memilih Aquarium yang Tepat untuk Toman

Tubuhnya yang besar dan panjang, membuatnya lebih cocok untuk dipelihara pada aquarium umum dengan ukuran yang cukup besar. Namun tidak banyak juga yang memelihara ikan ini pada aquarium rumahan, padahal ikan predator ini sebenarnya membutuhkan ruang luas untuk berenang bebas. Agar ikan senang,anda bisa menambahkan dedaunan mengambang atau menggantung maupun bercabang.

Kebiasaan lain yang dimiliki ikan ini adalah suka melompat, sehingga disarankan untuk menutup aquarium dengan rapat. Terutama untuk spesies Channa, mereka memiliki kemampuan untuk melompat atau bahkan melarikan diri yang cepat. Walaupun disarankan menutup rapat aquarium, bukan berarti tidak ada oksigen yang masuk. Anda perlu menyediakan celah udara yang terletak pada penutup dan permukaan air, sebab ikan juga membutuhkan udara lembab.

4. Pemilihan Makanan Tepat

Pada habitat aslinya, iakn ini biasa memangsa ikan ikan yang lebih kecil, serangga darat, amfibi, dan invertebrata. Namun ikan ini juga bisa beradaptasi dengan pakan peternakan. Anda juga bisa memberikan pakan berupa pakan kering untuk camilan sang redator ini. Sedangkan untuk ikan Toman muda, anda bisa memberikannya cacing merah, udang cincang, cacing tanah kecil, dan sebagainya.

Merawat ikan predator yang terbiasa hidup di alam bebas memang tidak mudah, namun jga memungkinkan. Terutama ketika anda ingin memelihara Toman, ada baiknya untuk mmeberikannya ruang yang lebih luas seperti aquarium umum atau kolam ikan agar ikan bisa berenang dengan bebas dan tumbuh besar. Ikan ini bisa tumbuh besar dengan panjang tubuh mencapai 1 atau 1.3 meter.

Beri Komentar