Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Bisa Dicampur!

Ikan hias air tawar yang bisa dicampur, memang lebih banyak variannya bila dibandingkan dengan jenis ikan hias air laut. Terlebih, pemeliharaan ikan hias dengan habitat air tawar jauh lebih mudah dan tidak menghabiskan biaya yang begitu besar. Akan tetapi, untuk memelihara berbagai jenis ikan hias air tawar dalam satu akuarium, kalian perlu mengetahui terlebih dahulu sifat yang dimiliki oleh ikan tersebut agar tidak dimakan oleh ikan lainnya.

rombongan ikan neon di akuarium

Inilah Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Bisa Dicampur!

1. Ikan molly

Meskipun jenis ikan satu ini termasuk ke dalam kategori omnivora, para pemilik ikan hias dapat mencampurnya dengan jenis ikan hias yang lain. Karena, ikan molly hanya akan memakan ikan dengan ukuran tubuh yang kecil atau kurang dari ukuran tubuh dirinya. Tidak dapat disangkal, ikan ini memiliki warna yang sangat mencolok yakni campuran antara warna kuning dengan warna orange yang tampak di bagian bawah tubuhnya.

Ikan molly selain dapat hidup di air tawar, ia memiliki kemampuan untuk bertahan hidup di perairan dengan kondisi air payau serta laut Meksiko. Ukuran tubuh yang dimilikinya berkisar antara 5 sampai dengan 10 cm. Bagi kalian yang tertarik untuk melakukan budidaya ikan hias ini, tidak perlu khawatir akan merasa rugi, karena harga jual dari ikan hias molly cukup tinggi di pasaran.

2. Ikan green swordtails

Ikan satu ini memiliki bentuk tubuh yang sangat unik. Lebih tepatnya, bentuk tersebut berada pada bagian ekor dari ikan green swordtails, dimana bentuk ekornya itu runcing mirip dengan bentuk pedang. Sekilas informasi, jenis ikan green swordtails ditemukan di area danau negara Meksiko tahun 1848.

Ukuran tubuh yang dimilikinya mencapai 11 hingga 12 cm. Warna dari tubuhnya sendiri, sesuai dengan julukannya yakni didominasi oleh warna hijau. Daya hidup yang mampu dicapai oleh ikan hias green swordtails di dalam sebuah akuarium yaitu berkisar 3 sampai dengan 5 tahun lamanya.

3. Ikan neon tetra

Ikan hias air tawar yang memiliki warna sangat menarik lainnya berasal dari jenis ikan neon tetra. Asal muasal habitat dari ikan ini diketahui berasal dari sebuah sungai yang memiliki kondisi air clearwater maupun blackwater di kota bagian tenggara Kolombia, Brazil bagian barat, serta Peru di bagian timur. Ukuran tubuhnya termasuk ke dalam kategori sangat kecil, sehingga tidak disarankan dicampur dengan jenis dari ikan Molly.

Panjang tubuh yang dimiliki oleh ikan neon tetra yaitu 1 sampai dengan 2 cm. ada 3 macam warna yang mendominasi warna tubuh ikan neon, diantaranya warna merah yang dapat kalian temukan pada bagian bawahnya, lalu warna biru di bagian siripnya, serta warna transparan . Dari ketiga warna tersebut, warna biru yang paling menarik perhatian karena tampak bersinar di kegelapan akibat efek pantulan cahaya yang masuk ke dalam akuarium.

4. Ikan danio zebra

Bukan tanpa alasan dinamakan dengan sebutan zebra danio. Ikan satu ini memiliki penampilan fisik menyerupai warna tubuh zebra dengan garis berwarna putih dan hitam. Adapun kemampuan beradaptasinya yang sangat bagus terhadap habitat baru, sehingga jenis ikan danio sangat direkomendasikan bagi para pemula yang ingin memelihara ikan hias.

 Sifatnya termasuk ke dalam jenis ikan yang tidak agresif. Oleh sebab itu, ikan ini dapat berbaur sempurna bersama dengan jenis ikan hias air tawar lain dalam satu akuarium. Masa hidupnya mencapai 3 sampai dengan 5,5 tahun dengan panjang tubuhnya yaitu 5 cm.

5. Ikan mas koki

Bentuk tubuhnya yang gembul dan kecil ini, terlihat sangat menggemaskan. Terutama, di bagian sirip dan ekornya yang panjang tampak indah kala ikan ini berenang-renang di dalam akuarium. Ukuran panjang tubuhnya, mulai dari 5 cm sampai dengan 10 cm.

Tips Memilih Ikan Hias Air Tawar Campuran

Pertama-tama kalian harus mengenali terlebih dahulu apakah jenis ikan yang akan dipelihara termasuk ke dalam jenis omnivora atau herbivora. Kedua, perhatikan sifat dari ikan tersebut, jika dirinya terlihat sangat agresif, maka hindari untuk menaruh ikan di satu tempat yang sama dengan ikan hias air tawar dari jenis lain.

Ketiga, perhatikan keseimbangan baik dari segi warna atau bentuk tubuhnya supaya tidak menyakiti ikan hias lainnya serta direkomendasikan untuk memelihara ikan sapu-sapu supaya air dalam akuarium tidak mudah kotor.

Sekian penjelasan mengenai berbagai ikan hias air tawar yang bisa dicampur. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di pembahasan menarik lainnya. Bye!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *