Cara Mengatur Pencahayaan Aquascape

Posted on

Setelah kamu selesai untuk membuat aquascape jangan lupakan bagian pencahayaan dalam aquascape karna ini salah satu hal yang penting juga. Selain untuk menerangi bagian aquascape kamu saat malam, cahaya dalam aquascape juga berguna untuk proses fotosintesis tanaman dalam aquascape agar tetap dapat hidup karena sebagian besar aquascape diletakkan di dalam rumah yang tidak terkena cahaya matahari dan memang jika terkena sinar matahari langsung bisa membuat akuarium mudah berlumut.

Dalam mengatur pencahayaan aquascape juga tidak boleh sembarangan, karena kita harus mengatur cahaya yang tepat agar bisa menjangkau seluruh bagian akuarium dan kita harus tahu dulu kapasitas cahaya yang di butuhkan tanaman dan kedalaman akuarium itu sendiri, karena jika cahaya kurang terang ataupun malah sangat terang juga malah tidak bagus untuk dilihat selain itu juga tidak bagus untuk tanaman itu sendiri.

Pada umumnya para penghobi aquascape menggunakan cahaya dari lampu neon, LED ataupun lampu metal halide lalu untuk mengatur letak cahaya juga perlu hati-hati, untuk lampu neon biasanya saya meletakkannya di sakitar 10 cm diatas permukaan air sementara untuk lampu yang lED dan metal halide bisa diletakkan sekitar 30cm dari permukaan air.

Setelah mengatur letak lampu pencahayaannya sekarang kamu harus tahu lama durasi pencahayaan yang ideal untuk tanaman di aquascape kamu. Karena bila tanaman kurang pencahayaan pertumbuhan tanaman juga bisa terganggu dan tidak sehat dan jika terlalu lama juga akan membuat tumbuhnya lumut yang dapat mengotori aquascape itu sendiri.

Untuk awal-awal yang baru membuat aquascape disarankan pada minggu pertama pencahayaannya sekitar 5 jam/hari lalu setelah tanaman beradaptasi dengan tempatnya minggu selanjutnya bisa ditambah lagi durasi cahayanya sekitar 8-10 jam/hari tapi itu juga tergantung jenis tanaman air yang ada di aquascape kamu, jika terlihat pertumbuhannya terhambat/kerdil kamu bisa menambahkan durasi pencahayaannya.

Sebagai penghobi aquascape yang baru disarankan untuk memilih tanaman air yang membutuhkan sedikit pencahayaan (low light) seperti contohnya moss, rhizome, fern dan stem plant. Jika belum memahami dengan benar tentang pencahayaan aquascape tidak disarankan untuk memilih tanaman yang berdaun merah atau pink karena tanaman jenis itu membutuhkan cahaya yang cukup tinggi dan jika salah dalam memberi cahaya maka daun bisa rontok tidak sehat.

Jadi untuk pemula memang disarankan memilih tanaman yang membutuhkan kadar cahaya yang rendah karena mudah dalam perawatannya karena tanaman ini dapat tumbuh di tempat yang teduh tanpa terkena sinar matahari langsung. Untuk rumus perhitungan akuarium dengan tanaman yang low light sebagai berikut

ukuran lampu (watt)=(panjang x lebar x tinggi)/y

y = faktor pembagi, low light = 5000, medium light = 2500, high light = 1250

Contohnya jika akuarium dengan ukuran 30x20x25cm maka cahaya yang dibutuhkan : 30 x 20 x 25)/5000=3 watt , bisa menggunakan lampu neon yang 5 watt.


lalu untuk tanaman yang memerlukan kadang cahaya medium bisa dengan rumus itu tapi pembaginya bukan 5000 tetapi 2500 jadi 30x20x25cm /2500 = 6 watt, jadi membutuhkan cahaya dengan daya 8 watt.

Sedangkan untuk tanaman yang memerlukan kadar cahaya cukup tinggi bisa dengan hitungan : (30 x 20 x 25)/1250= 12 watt jadi kamu bisa menggunakan lampu neon ulir yang 13 watt.

Mungkin itu dulu yang bisa saya share, semoga bisa mengerti rumus-rumus yang saya bagikan memang untuk pemula agak sedikit rumit jadi memang disarankan memilih tanaman yang low light dahulu karena dalam mengatur pencahayaanya lebih mudah, tanaman yang low light juga bagus-bagus kok jenis-jenisnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *