Siap-Siap Jati Jutawan, Begini Cara Ternak Ikan Nila Dengan Kolam Terpal

Saat ini, budidaya ikan nila menjadi salah satu usaha yang mulai diminati banyak orang. Dilihat dari segi permintaan konsumen yang meningkat, hal ini mendorong banyak orang ingin menggeluti bidang usaha ini karena keuntungan yang sangat menjanjikan. Ikan dengan perkembangbiakan yang mudah ini sangat memudahkan kita ketika ingin melakukan budidaya.

ternak ikan nila

Ikan yang sekilas mirip dengan ikan bandeng ini dapat hidup di air tawar seperti sungai, danau, rawa maupun waduk. Tak heran, bila kita kerap kali menemukan ikan ini dimana-mana. Bibit ikan nila bahkan bisa berkembang menggunakan kolam buatan. Nah, bagi Anda yang ingin berkecimpung pada bisnis ini, ada baiknya memperhatikan cara ternak ikan nila dibawah ini

Bisa Memanfaatkan Halaman Belakang Rumah, ini Cara Ternak Ikan Nila Menggunakan Kolam Terpal

Dengan berkembangnya teknologi, saat ini bagi kita yang ingin memulai usaha ini, ada banyak sekali alternative yang bisa dilakukan dan tidak perlu khawatir mengenai tempat ataupun lahan, apalagi bila Anda tidak memiliki lahan yang luas. Perlu diketahui bahwa media yang dibutuhkan untuk memulai ternaik ini adalah kolam, dan saat ini sudah banyak alternative kolam buatan yang efektif dan efisien sehingga tidak memakan banyak lahan. Yaitu dengan menggunakan kolam terpal. Kolam terpal ini bisa sobat letakkan dimana saja sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan lahan. Nah, ada beberapa hal yang harus dilakukan akan ternak ikan nila dapat sukses, berikut penjelasannya.

1. Memilih Lokasi Budidaya Ikan Nila

Sebenarnya ada banyak sekali media yang dapat digunakan untuk melakukan budidaya ikan nila seperti kolam tanah, kolam semen dan akuarium. Namun, media yang paling efektif dan efisien adalah menggunakan kolam terpal. Media ini merupakan media yang paling aman bagi Anda yang masih pemula.

Untuk pemilihan lokasi dapat di lakukan atas berbagai pertimbangan. Seperti memilih lokasi budidaya yang dapat dijangkau setiap saat, agar Anda dapat dengan gampang mengawasi kolam tersebut. Selain itu, pastikan pula tempat yang dipilih tidak ditumbuhi oleh rumput liar atau tumbuhan besar yang akan menghambat pembuatan kolam terpal. Dan yang terakhir perlu dipastikan bahwa lokasi memiliki penyinaran yang cukup baik.

2. Membuat Media Kolam Terpal

Untuk pembuatan media kolam, sobat bisa mengikuti langkah-langkah berikut :

  • Menggali tanah sedalam kurang lebih 70 cm dan jangan lupa untuk meratakan dasar kolam yang telah digali.
  • Untuk mempermudah pengisian air, letakkan batu bata dan susun secara merata sama tinggi di dasar kolam yang dapat membantu dalam pengecekan tinggi galian.
  • Buatlah tanggul agar kolam tetap kuat.
  • Taburkan secara merata sekam di dasar kolam.
  • Pasanglah Terpal dan berikat pemberat pada sisi-sisinya agar tidak mudah bergeser.
  • Mulai mengisi kolam dengan air.

3. Memilih Bibit Ikan Nila

Dalam pemilihan bibit ikan nila, dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan mendapatkannya dari indukan nila dan membeli bibit di pasar ikan. Nah, apabila sobat ingin praktis maka bisa dengan membeli langsung saja bibit tersebut.

Adapun bibit ikan nila yang berkualitas adalah bibit dengan warna belang yang jelas, lincah dan tidak ada yang cacat. Biasanya ukurannya kurang lebih 12 cm. dengan berat kurang lebih 30 gram.

4. Penyebaran Bibit

Langkah selanjutnya yang cuku penting adalah proses penyebaran bibit. Penyebaran bibit ikan nila tidak boleh dilakukan secara sembarangan, walaupun ikan nila terkenal dapat dengan mudah berkembang biak, namun bila sobat ingin ikan nila berkembang biak sukses maka perhatikan cara menyebarkan bibit yang benar :

  • Siapkan wadah yang bersih seperti Loyang atau ember kemudian masukkan air bersih hingga memenuhi setengah dari Loyang atau ember tersebut.
  • Kemudian masukkan bibit-bibit ikan nila tersebut kedalam ember atau Loyang. Lalu biarkan hingga sepuluh menit. Hal ini bertujuan agar bibit ikan tersebut bisa beradaptasi didalam ember.
  • Kemudian setelah 10 menit, penuhi ember dengan air kolam dan tunggu hingga 5 menit. Ini dilakukan supaya ikan nila tidak stress dengan perubahan suhu air.
  • Sebelum mengisi air pada kolam terpal, taburkan kolam terpal dengan kapur sebanyak 25 gram-1kg per m2 dan juga berikan pupuk kandang sebanyak ½ KG/M2 .
  • Setelah itu barulah isi kolam dengan air. Dan biarkan air mengendap selama 5-7 hari sampai plankton tubuh sebelum bibit ikan nila disebar.

Setelah memasuki 5-7 hari, kolam yang sudah diendapkan sudah siap disebar bibit ikan nila. Sebarkan bibit ikan nila secara perlahan, Perlu diperhatikan, meskipun kolam terpal yang sobat buat cukup besar, namun ada baiknya untuk menyebar maksimal hanya 100 ekor ikan pada setiap kolam. Hal ini agar perkembangbiakan ikan nila dapat maksimal.

5. Pemberian Pakan Ikan Nila

Pada umumnya, ikan nila hanya butuh makan sebanyak 3% dari berat tubuhnya. Sobat semua dapat memberi pakan ikan nila sebanyak 2 kali sehari pada pagi dan sore hari, dan ini sudah sangat cukup bagi ikan nila. Agar ikan nila dapat tumbuh dengan baik, maka pakan nila harus mengandung protein 20%-30%, lemak 70% dan karbohidrat 70% serta daun-daunan.

6. Pengelolaan air

Langkah yang satu ini, perlu Anda lakukan sebagai bentuk pemeliharaan kolam terpal. Kualitas air, oksigen dalam air dan Ph air merupakan satu hal penting yang perlu diperhatikan. Biasanya kadar oksigen dalam kolam terpal akan mengalami penurunan, maka Anda bisa memperderas sirkulasi air dengan menambah debit air. Nah, bila kolam sobat mulai mengeluarkan bau busuk itu berarti kolam sudah mengandung NH3 dan H2S dan perlu dilakukan penggantian air. Penggantian air dapat dilakukan dengan membuang 1/3 air kolam kemudian dapat mengisinya lagi.

7. Pemanenan Ikan Nila

Biasanya setelah masa budidaya selama 4-6 bulan, ikan nila akan memiliki berat sekitar 300-500 gram per ekor, dan inilah ukuran yang umum ada di pasaran untuk dapat dipanen.

Nah, itulah beberapa cara ternak ikan nila yang bisa sobat lakukan. Kini tak perlu lagu kerepotan untuk membuat kolam yang susah, kolam terpal merupakan alternative terbaik bagi pemula yang ingin memulai budidaya ikan air tawar ini. perlu diperhatikan, agar ikan nila dapat tumbuh dengan baik dan cepat, perlu diadakan pemeliharaan dan pengawasan yang rutin.

Mulai dengan pemberian pakan secara teratur, pengelolaan air serta menjaga kebersihan air merupakan point dalam melakukan budidaya ikan nila. Kini bibit ikan nila yang hanya 30 gram dapat tumbuh menjadi 300-500 gram yang sudah bisa dijual ke pasar. Setelah mengikuti cara ternak ikan nila yang benar,  Jangan kaget dengan hasil yang akan Anda dapatkan, karena permintaan akan ikan nila ini sangat tinggi. Sehingga memungkinkan bagi Anda menjadi jutawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *