Kenali Ciri-ciri Ikan Lele Agar Mudah dalam Membudidayakannya

Ikan lele merupakan salah satu komoditas budidaya air tawar yang sangat menjanjikan, terlebih di Indonesia. Tidak mengherankan jika banyak orang yang memilih untuk membudidayakannya.

Cara pembudidayaan ikan satu ini tidak melalui proses yang rumit sehingga siapa saja bisa melakukannya. Sebelumnya, perlu diketahui terlebih dahulu ciri-ciri ikan lele dengan tepat agar dalam proses pembudidayaan bisa lebih mudah. Terlebih ikan lele sendiri memiliki beberapa jenis berbeda yang bisa dibedakan melalui ciri-cirinya.

pemijahan ikan lele

Inilah Ciri-ciri Ikan Lele yang Perlu Anda Tahu

Setiap ikan pastinya memiliki ciri-ciri yang dapat membedakannya dengan jenis ikan lainnya. Hal tersebut juga berlaku pada ikan lele yang memiliki ciri khas tersendiri. Fungsi dari adanya ciri-ciri tersebut adalah untuk mengetahui bagaimana sifat dari lele dan cara pembudidayaannya yang benar. Daripada pusing mencarinya, maka langsung saja berikut ini terdapat beberapa ciri dari ikan lele yang mudah dipahami.

1.Habitat Air Tawar

Tempat hidup atau habitat asli dari ikan lele berada di area air tawar. Keberadaan air tawar di Indonesia sendiri sudah sangat kaya karena bisa ditemukan dengan mudah. Beberapa tempat tersebut diantaranya adalah empang, sawah, rawa-rawa, sungai, dan tambak. Hal yang paling memungkinkan adalah dengan membuat tambak sendiri agar proses budidayanya juga lebih mudah.

2.Memiliki Kumis

Tampilan fisik yang bisa dilihat dengan mudah dari ciri ikan lele adalah keberadaan kumisnya. Jumlahnya ada 8 buah, cukup banyak jika dibandingkan dengan hewan lainnya. Posisi kumis tersebut tepat berada di sekitar area mulut, yakni bagian depan bibir. Keberadaan kumis tersebut memiliki fungsi, yakni sebagai alat peraba menemukan makanan. Inilah yang menyebabkan ikan lele tetap bisa mendapatkan makanannya meskipun gelap.

3.Memiliki Patil

Ciri khas paling populer dari ikan lele adalah memiliki patil yang sangat tajam. Patil tersebut berada di area sekitar sirip dengan fungsi untuk menjaga dirinya sendiri. Setiap hewan telah dibekali dengan alat perlindungan diri dan patil adalah alat perlindungan diri yang dimiliki oleh lele. Untuk itu, saat ingin memegang ikan satu ini, haruslah berhati-hati karena lele bisa jadi menganggap dirinya dalam posisi terancam dan akan menggunakan patil yang tajam tersebut.

4.Bagian Kepala Sangat Keras

Hal yang unik dari fisik ikan lele adalah keberadaan kepalanya yang begitu keras mirip seperti batok kelapa. Bagian kepala tersebut memegang kunci yang amat besar karena biasanya meskipun lele sudah dibelah bagian perutnya masih tetap bisa bergerak dengan lincah karena kepalanya memang masih berfungsi. Untuk itu, apabila ingin membuat lele benar-benar diam, maka pastikan untuk memukul bagian kepalanya dengan sangat keras.

5.Memiliki Sirip

Ciri yang lainnya dari ikan lele adalah memiliki sirip yang pada beberapa bagian. Bagian pertama terdapat di posisi punggung yang tampak sedikit samar. Bagian kedua berada di bagian belakang yang berfungsi untuk mempermudah saat proses berenang. Lalu yang ketiga, sirip berada di bagian ekor yang memiliki fungsi untuk membantu pergerakannya saat berada di dalam air.

6.Merupakan Klasifikasi Ikan Ovipar

Lele termasuk dalam kategori ikan ovipar yang mampu bertelur dalam jumlah yang banyak. Dalam sekali bertelur bahkan lele bisa mencapai angka hingga puluhan bibit sehingga budidaya ikan ini memang menjadi salah satu komoditas yang menjanjikan. Namun, saat proses penetasan telur, perlu adanya proses khusus sehingga bisa menjadi bibit-bibit berkualitas yang mampu tumbuh dengan cepat.

Jenis Ikan Lele yang Dapat Dilihat dari Ciri-ciri Ikan Lele

Sebagai ikan yang banyak dibudidayakan oleh orang-orang, ada beberapa jenis lele yang perlu diketahui. Jenis-jenis ini dibedakan lewat beberapa ciri-ciri tersendiri yang tentunya tidak akan sama antara satu jenis dengan jenis yang lainnya. Selain itu, pengetahuan tentang jenis ini juga akan sangat membantu apabila menginginkan untuk akhirnya membudidayakannya. Untuk itu langsung saja berikut ini beberapa jenis ikan lele yang dibedakan berdasar ciri-cirinya.

  • Ikan Lele Jawa

Jenis yang pertama adalah lele jawa yang biasa disebut sebagai ikan lele lokal oleh masyarakat. Lele ini memiliki kemampuan yang cukup unik, yakni mampu berjalan sebentar di daratan untuk bereksplorasi mencari tempat yang paling nyaman untuk hidup, yakni yang banyak airnya. Warna tubuhnya tampak hitam pekat, tetapi bagian kepalanya tampak sedikit abu-abu. Patilnya berada di bagian sirip kanan dan kiri yang berfungsi untuk melindungi dari serangan.

  • Ikan Lele Dumbo

Habitat asli dari jenis ikan lele dumbo sebenarnya berada di daerah benua Afrika. Ciri-cirinya memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan semua jenis lele lainnya secara umum. Bahkan berat satu ekornya bisa mencapai ukuran 7 kg yang mana ukuran tersebut sangatlah besar. Kelebihan dari lele ini adalah masa pertumbuhannya yang tidak membutuhkan waktu lama, hanya beberapa bulan saja. Rasa dagingnya juga sangat nikmat dengan kandungan gizi berlimpah.

  • Ikan Lele Sangkuriang

Jenis ikan lele yang selanjutnya adalah lele sangkuriang yang memiliki variasi keturunan genetik dari lele dumbo. Maka tidak mengherankan jika ukuran lele sangkuriang juga terbilang cukup besar. Persilangan yang dilakukan pada lele ini bertujuan agar bisa menghasilkan ikan berkualitas tinggi dengan proses yang mudah. Masa budidaya ikan satu ini juga hanya memerlukan waktu sekitar 50 hari. Setelah dalam rentang waktu tersebut, ikan lele bisa tumbuh dengan panjang 5-7 cm.

  • Lele Phyton

Sesuai dengan namanya, ikan lele satu ini memang memiliki ciri-ciri yang hampir menyerupai ular phyton. Ciri tersebut sangat terlihat di bagian kepalanya. Pergerakan ikan lele satu ini sangatlah lincah sehingga dibutuhkan tempat budidaya air tawar yang sangat luas seperti misalnya tambak.

Namun tidak perlu khawatir meskipun memposisikannya dengan ikan lainnya, jenis satu ini mampu beradaptasi dengan sangat cepat. Keunggulan dari ikan lele ini adalah memiliki tekstur daging yang sangat lembut dan rasanya gurih. Selain itu, lemak yang ada di dalamnya juga sangat sedikit.

  • Lele Mutiara

Dilihat dari namanya, banyak yang tidak menyangka jika variasi jenis satu ini merupakan ikan lele. Lele mutiara merupakan jenis yang paling banyak mengandung persilangan, yakni dari ikan dumbo, phyton, dan sangkuriang.

Lewat persilangan yang mengandalkan ketiga variasi tersebut dapat muncul ikan lele yang sangat menarik. Daya tahan tubuh ikan ini sangat baik sehingga masa hidupnya bisa bertahun-tahun. Masa panen setelah pembibitan dilakukan tidak memakan waktu yang lama, hanya sekitar 40-50 hari lamanya.

Itulah beberapa ciri-ciri ikan lele dan juga beberapa jenisnya. Lele adalah habitat ikan yang memiliki banyak sekali ciri-ciri dan membuatnya mudah dikenali.

Selain itu, berbagai jenis-jenis yang ada juga membuat siapapun menjadi berminat untuk membudidayakan ikan satu ini. Terlebih, lele merupakan hewan yang bisa beradaptasi dengan baik dan kaya akan manfaat yang luas. Untuk itu, apabila tertarik untuk membudidayakannya, langsung saja gunakan bibit terbaik agar hasilnya sesuai keinginan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *